Tanaman Padi Diterjang Angin, Petani Mataram Diajak Ikuti Asuransi

MATARAM – Kementerian Pertanian, melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), mengajak petani untuk mengikuti program asuransi. Ajakan disampaikan setelah lahan seluas 6,5 hektare tanaman padi milik petani terancam puso atau gagal panen.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mengatakan petani harus menjaga lahan pertaniannya agar tidak mengalami kerugian.

“Pertanian cukup rentan terhadap sejumlah kendala seperti perubahan iklim, cuaca ekstrim, atau serangan hama penyakit. Kondisi ini bisa membuat petani gagal panen yang dapat menyebabkan kerugian. Tapi dengan asuransi, lahan pertanian akan terjaga,” kata Mentan SYL, Rabu (18/11/2020).

Sedangkan Dirjen PSP Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan asuransi pertanian adalah bagian dari mitigasi bencana.

“Dengan asuransi, lahan yang gagal panen akan diganti dengan klaim. Petani bisa memanfaatkan klaim tersebut untuk kembali melakukan tanam. Jadi produksi bisa berlangsung terus,” katanya.

Sarwo Edhy menyarankan petani yang ingin mengikuti asuransi untu bergabung dalam kelompok tani.

“Kelompok tani mempunyai informasi yang bisa diberikan kepada calon peserta asuransi. Selain itu, dengan mengikuti kelompok tani, proses pendaftaran asuransi akan lebih cepat dan lancar,” katanya.

Tanaman padi milik petani Kota Mataram terendam gagal panen lantaran diterjang angin kencang disertai hujan. Cuaca ekstrim ini bahkan merobohkan pohon dan merusak rumah warga.

Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, Mutawalli menjelaskan, terjangan angin puting beliung dan hujan lebat pekan kemarin mengakibatkan 6,5 hektar hektar lahan padi di Kota Mataram terancam puso alias gagal panen.

Padahal, 6 hektar padi hampir panen dan sisanya setengah hektar sedang berbunga. Petani didampingi penyuluh sedang berupaya menyelamatkan padi untuk segera dipanen.“Kalau tidak bisa dipanen berarti seluruhnya jadi bagian puso,” kata Mutawalli.(***)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>