Penggunaan AUTP di Banyumas akan Terus Ditingkatkan

BANYUMAS – Sedikitnya 50% lahan pertanian padi di Banyumas, Jawa Tengah, telah di-cover oleh Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Jumlah petani pengguna asuransi pertanian ini akan terus ditingkatkan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, petani harus dikenalkan dengan program AUTP.

“Petani harus mengetahui program ini. Karena, asuransi memiliki banyak manfaat agar petani tidak menderita kerugian karena gagal panen. Apalagi, pertanian cukup rentan gagal panen akibat kekeringan, kebanjiran, dan hama pengganggu tanaman. Sehingga petani dapat perlindungan dari risiko gagal panen,” tuturnya, Minggu (22/11/2020).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy mengatakan asuransi bisa membuat petani tenang beraktivitas.

“Tuntutan pertanian saat ini adalah menyediakan pangan buat seluruh masyarakat Indonesia. Dengan kata lain, pertanian tidak boleh berhenti. Asuransi memberikan jaminan tersebut. Dengan klaim, lahan yang gagal panen akan diganti rugi, dan petani tetap memiliki modal untuk tanam lagi,” katanya.

Mendukung hal itu, Asuransi Jasindo menyerahkan polis AUTP 14.430 hektare (ha), atau hampir 50 persen dari lahan sawah di sana.

Branch Manager Jasindo Purwokerto, Tony Hendrawan menuturkan, pihaknya sebenarnya menargetkan 75 persen untuk para petani ikut AUTP. Tetapi dihimbau Bupati agar 100 persen lahan sawah diikutkan asuransi.

“Kita optimis bisa tercapai, yang penting ada sinergi antar ekosistem bisnis di Banyumas dan sekitarnya,” tuturnya.

Jasindo yakin program AUTP merupakan salah satu unsur untuk membangun ekonomi nasional dengan beberapa program lain yang disampaikan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>