Kementan Bantu Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Dampelas Donggala

SULAWESI TENGAH – Peningkatan produktivitas menjadi salah satu fokus Kementerian Pertanian. Hal ini juga yang dilakukan Kementan di Desa Rerang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Kementan melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), melakukan kegiatan padat karya Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mengatakan RJIT dilakukan untuk memastikan lahan pertanian mendapatkan pasokan air yang cukup.

“Ketersediaan air sangat penting buat pertanian. Dengan pasokan air yang cukup, produktivitas bisa kita tingkatkan. Kementerian Pertanian memastikan hal itu dengan melakukan RJIT. Kita pastikan air yang ada di saluran irigasi bisa menjangkau petak-petak lahan sawah,” tuturnya, Senin (14/12/2020).

Dirjen PSP Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan RJIT dilakukan Desa Rerang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, dilakukan secara swakelola.

“Kegiatan RJIT ditempat ini dilakukan di tempat ini secara swakelola oleh Kelompok Tani Sintuwu I. Saluran ini direhab sebab masih berupa saluran tanah. AKibatnya distribusi air ke lahan sawah kurang lancar karena banyak mengalami kebocoran,” katanya.

Dengan RJIT, Ditjen PSP Kementan menjadikan saluran irigasi permanen menggunakan konstruksi pasangan batu sesuai dengan keinginan anggota kelompok.

“Dampaknya cukup positif. Karena, luas layanan irigasi sebelum dilakukan Rehab saluran seluas 45 hektare (Ha). Angka ini bertambah menjadi 50 Ha setelah irigasi kita rehabilitas,” tuturnya.

Sedangkan Produktivitas yang sebelumnya hanya 6 ton/ha, diharapkan setelah saluran di rehab mengalami kenaikan menjadi 6,5 ton/ha, dengan intensitas pertanaman (IP) 200 atau 2 kali tanam dalam 1 tahun.

“RJIT adalah bagian dari kegiatan padat karya. Dengan RJIT, kita bukan hanya memperbaiki atau merehabilitasi jaringan irigasi. Kita juga meningkatkan dan memaksimalkan saluran irigasi yang sudah ada,” katanya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>