Fasilitator Desa Dipoles READSI Melalui Pelatihan Khusus

Malang – Kementerian Pertanian, melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), tidak pernah berhenti berupaya meningkatkan kemampuan SDM pertanian.

Kali ini, Kementan meningkatkan kompetensi fasilitator desa program READSI melalui kegiatan Pelatihan Penderasan Media Informasi.

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, selain memastikan ketahanan pangan, Kementerian Pertanian juga terus berupaya memastikan peningkatan Sumber Daya Manusia Pertanian terus tumbuh dan berkembang.

Menurutnya, dengan SDM yang baik, diharapkan memajukan Pertanian Indonesia.

“Sesuai arahan Presiden agar pertanian terus mengawal ketahanan pangan nasional. Pertanian dapat menjadi sektor yang berdampak pada kepentingan ekonomi nasional. Pertanian adalah sektor strategis dan salah satu pilar kekuatan negara”, tegas Mentan SYL.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengatakan penting membangun SDM pertanian yang berkualitas dan semua harus siap untuk menghadapi revolusi 4.0.

“Dengan industri 4.0, detik ini juga saudara-saudara kita beda pulau bisa belajar. Gurunya bisa dari Bogor, atau dari Jakarta. Bahkan beberapa waktu lalu petani dari Sorong dan dari Jayapura melakukan presentasi, membagikan pengalaman bagaimana cara menanam yang bagus melalui virtual dan lainnya,” tegas Dedi.

Salah satu strategi Kementan untuk meningkatkan kualitas SDM serta produktivitas pertanian, adalah memaksimalkan program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-up Initiative (READSI).

“Pada tahun 2021 ini, READSI mendukung implementasi kegiatan pemberdayaan di lapangan,” katanya.

Hal ini sebagai tindak lanjut dari program READSI tahun 2020 yang difokuskan pada peningkatan kapasitas SDM pertanian dan kelembagaan petani yang lebih berorientasi usaha formal.

Salah satu upaya peningkatan kapasitas SDM adalah menggerakkan dan meningkatkan kompetensi Fasilitator Desa Program READSI melalui E-Learning Knowledge Management Dan Penderasan Media Informasi.

Pelatihan ini terselenggara atas kerjasama Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, 23 sampai dengan 25 Juni 2021, menggunakan aplikasi zoom meeting.

Materi pelatihan dititikberatkan pada teknik penulisan berita, pembuatan video vlog dan fotografi pemberitaan. Hal ini saling terkait untuk mendukung publisitas kegiatan READSI yang telah, sedang dan akan dilaksanakan.

Menurut pengajar E-Learning Knowledge Management Dan Penderasan Media Informasi, Uli Mahendra, melalui pelatihan penderasan informasi diharapkan para peserta mampu dan semangat untuk menderaskan informasi berupa berita, video vlog dan dokumentasi kegiatan berupa foto yang menunjang dalam publisitas hal-hal positif kegiatan READSI baik melalui pemberitaan, vlog dan media sosial.(*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>