Brigade Alsintan Gorontalo Dapat Tambahan Alsintan 110 Unit

GORONTALO – Kementrian Pertanian (Kementan) kembali memberikan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada Brigade Alsintan Pemprov Gorontalo sebanyak 110 unit. Bantuan ini diserahkan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie untuk kabupaten/kota di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Rinciannya 10 unit traktor roda empat, 20 unit traktor roda dua dan 20 unit pompa air. Selain itu, Brigade Alsintan juga ketambahan 30 unit corn sheller mobile, 131 unit corn seller, 20 unit power threser dan 10 unit power threser multi guna.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, bantuan tersebut diharapkan mampu membantu seluruh kegiatan pertanian di Gorontalo, mulai dari proses tanam, panen, hingga pengelolaan hasil panen.

“Kelompok tani Gorontalo diharapkan memanfaatkan secara maksimal seluruh bantuan yang telah diberikan, termasuk bantuan selain alsintan,” kata Mentan SYL, Kamis (24/12).

Mentan SYL minta bantuan Alsintan ini dikelola Brigade Alsintan. Sebab, pengelolaan Alsintan secara perorangan kurang efesien. Diharapkan dapat meningkatkan kegiatan ekonomi petani dengan beragam bentuk pelayanan jasa alsintan dalam usaha tani.

“Selain memberikan pendapatan, Alsintan juga lebih terawat dan siapapun bisa menggunakannya,” kata Mentan SYL.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan, petani dipersilakan petani memanfaatkan yang tersimpan di Dinas Pertanian atau Kodim setempat. Petani tinggal membuat surat permohonan melalui Gabungan Kelompok Tani di wilayah masing-masing.

“Di Brigade Alsintan tersedia berbagai alat pertanian modern. seperti traktor roda dua, traktor roda empat, transplanter (penanam) dan pompa air serta excavator atau backhoe dan semuanya dalam kondisi baik,” ungkap Sarwo Edhy.

Menurut Sarwo Edhy, alsintan tersebut dititipkan Kementan untuk membantu petani dalam rangka mewujudkan swasembada tanam. Terkait mekanisme peminjaman, petani tinggal berkoordinasi dengan Distan atau Babinsa dan membuat surat permohonan yang berisi peminjaman Alsintan melalui Gapoktan.

“Mekanisme peminjaman tersebut untuk memperjelas siapa yang bertanggungjawab atas peminjaman. Silahkan membuat surat melalui Gapoktan. Kalau alsintan yang dimaksud tersedia atau tidak sedang dipakai petani lain, bisa langsung dipakai,” ujarnya.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan, Brigade Alsintan sengaja ia gagas untuk mengelola alsintan lebih efektif dan efisien jika dibandingkan diserahkan kepada petani. Brigade yang dirintis sejak 2015 itu memberikan pinjaman alat ke petani dengan harga murah. Cukup membayar ongkos operator dan BBM sesuai dengan luasan lahan yang digarap.

“Karena pengalaman saya dulu di Gorut, alsintan kita kasih ke petani tapi cepat rusak. Dikasih ke kelompok petani A, seakan-akan milik mereka itu. Petani lain kalaupun boleh meminjam harus bayar mahal. Kita bentuk ini brigade supaya kebutuhan petani terlayani dan pemeliharaan alatnya juga jalan,” tutur Gubernur Rusli.

Mantan Bupati Gorontalo Utara itu mendorong agar kabupaten dan kota membentuk brigade yang sama. Setiap tahun brigade diberikan anggaran pemeliharaan. Selain pemanfaatan alat yang jauh lebih lama karena terawat, beban peminjaman alat oleh petani menjadi lebih murah.

“Alhamdulillah pak Menteri Pertanian sekarang kawan saya. Dulu pernah menjadi Gubernur Sulsel dua periode dan pernah menjadi ketua para gubernur se Indonesia. Alhamdulillah hari ini terbukti beliau tetap memperhatikan Provinsi Gorontalo atas perjuangan kita semua,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Rusli menyerahkan bantuan 20 unit pompa air kepada pemerintah kabupaten dan kota. Selain itu, ada juga bantuan Unit Pengolahan Pupuk untuk dua kelompok tani masing masing senilai Rp 200 juta.

Rusli juga meresmikan proyek perbaikan jaringan irigasi tersier sebanyak 20 unit yang didanai melalui APBN. Pelaksanaan proyek dilakukan secara padat karya dan ditaksir bisa mengairi lahan pertanian seluas 715 hektar.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>